Postingan

Kronologis Historis Perkembangan Ilmu Pengetahuan Perspektif Dunia Barat dan Dunia Islam

Gambar
Ini adalah suatu tulisan yang merupakan tugas dari mata kuliah Filsafat Ilmu yang diampu oleh Bapak Dr. H. Andy Dermawan, S.Ag., M.Ag. yang berisikan tentang kronologis historis perkembangan ilmu pengetahuan dari perspektif dunia barat dan dunia Islam. Selamat membaca... Kronologis Historis Perkembangan Ilmu Pengetahuan di Dunia Perkembangan ilmu pengetahuan di dunia dapat dibedakan secara periodis berupa periodesasi sebagai berikut. Zaman Pra Yunani Kuno Zaman Pra Yunani Kuno dapat dibedakan menjadi tiga fase. Pertama, zaman Batu Tua yang berlangsung 4 juta tahun SM sampai 20.000 tahun SM. Pada zaman ini, telah dikenal sistem trial and error (mencoba-coba dan salah) kemudian berkembang menjadi know how . Kedua, zaman Batu Muda yang belangsung 10.000 SM sampai 2.000 SM dimana munculnya kemampuan menulis, membaca, dan berhitung. Ketiga, zaman Logam. Zaman ini berlangsung dari abad 20 SM sampai dengan abad 6 SM dimana muncullah pemakaian logam sebagai peralat...

My Poem

Gambar
Secarik Pesan Terakhir Buat Sahabat Hayatul Khairul Rahmat Ketika pagi datang menjelang Mentari mulai menampakkan wujudnya dari ufuk timur Kicauan burung mulai terdengar Tetesan air terus mengusik dedaunan Hingga percikannya terasa indah Membuat hidup senantiasa harmonis Membuat suasana hati menjadi dinamis Ku buka jendela pagi Dinginnya pagi ini masuk ke dalam terus menusuk ke kulit Membuat bulu roma terus naik Hingga tak kuat raga ini menahan dinginnya pagi itu Terus ku pandangi sebuah tempat nan indah  Nan jauh di balik pohon yang besar itu Ku mengkhayal disana ada seorang sahabat...

Tazkiyatun Nafs

Gambar
Tazkiyatun Nafs Secara etimologis, kata Tazkiyatun Nafs berasal dari dua kata kata yaitu  tazkiyatun  dan  nafs . Tujuan  Tazkiyatun nafs  adalah ketaqwaan kepada Allah SWT. Dan tujuan khusus  Tazkiyatun nafs  yaitu: 1.       Pembentukan manusia yang bersih akidahnya, suci jiwanya, luas ilmunya, dan seluruh aktivitas hidupnya bernilai ibadah. 2.       Membentuk manusia yang berjiwa suci dan beakhlak mulia dalam pergaulan dengan sesamanya, yang sadar akan hak dan kewajiban, tugas seta tanggung jawabnya.  3.       Membentuk manusia yang berjiwa sehat dengan terbebasnya jiwa dari perilaku tercela yang membahayakan jiwa itu sendiri. 4.       Memebentuk manusia yang berjiwa suci dan berakhlak mulia, baik terhadap Allah, diri sendiri maupun manusia sekitarnya. Metode penyucian diri biasa dilakukan dengan dengan proses...