Postingan

Menampilkan postingan dengan label Lecture

Asas Kerahasiaan

Gambar
Merupakan tulisan sebagai tugas mata kuliah Hadist Dakwah   A.     Redaksi Hadis عَنْ   اَبِيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ عَنِ النَّبِيِ قَالَ : لَا يَسْتُرُ عَبْدٌ عَبْدًا فِيْ الدُّنْيَا اِلَّا سَتَرَ اللهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ. ( رواه مسلم ) B.      Terjemahan Hadis “Dari Abu Hurairah R.A. bahwa Nabi SAW bersabda: Tiada seseorang yang menutup (cacat) seseorang di dunia, melainkan kelak di hari kiamat Allah pasti akan menutupi (cacat)nya.” (HR. Muslim) C.     Uraian Di antara akhlak Islam yang sangat penting ialah “malu”, sedang yang termasuk dalam kategori malu ialah tidak menyebut-nyebut sesuatu atau cacat yang pemiliknya merasa malu diketahui orang, sekalipun hal itu betul-betul ada padanya, sebab membeber “rahasia” orang itu kadang-kadang membawa bahaya yang berkepanjangan, bahkan kadang-kadang membuat orang lain tersebut berani untuk berbuat yang kurang baik, seperti berbuat keru...

Konsep Dasar tentang Kewarganegaraan

Gambar
A.     Pengertian Warga Negara Warga Negara diartikan dengan orang-orang sebagai bagian dari suatu penduduk yang menjadi unsur Negara. Selain itu, warga negara adalah orang-orang yang menurut hukum atau secara resmi merupakan anggota dari suatu negara tertentu [1] . Istilah ini dahulu biasa disebut hamba atau kawula Negara. Istilah warga Negara lebih sesuai dengan dengan kedudukannya sebagai orang merdeka dibandingkan dengan istilah hamba atau kawula Negara, karena warga Negara mengandung arti peserta, anggota atau warga dari suatu Negara, yakni peserta dari suatu persekutuan yang didirikan dengan kekuatan bersama, atas dasar tanggung jawab bersama dan untuk kepentingan bersama. Untuk itu, setiap warga Negara mempunyai persamaan hak di hadapan hukum. Semua warga Negara memiliki kepastian hak, privasi, dan tanggungjawab. Sejalan dengan definisi diatas, AS Hikam pun mendefinisikan bahwa warga Negara yang merupakan terjemahan dari citizenship adalah adalah anggota...