Menggapai Tujuan Mulia

Ketika malam datang menjelang
Sang surya kembali ke asalnya
Terus terbenam hingga dasarnya
Bintang yang mulai menunjukkan sebuah wujudnya
Bulan perlahan bergerak menggantikan
Posisi matahari nan kunjung hilang

Mega merah terus menebal
Awan terus berarakan
Jalanan mulai ribut akan gemuruh suara
Hiruk pikuk pasar telah mulai menyusut
Riuk-riuk motor merayap rapat
Jalanan yang terus diterangi
Lampu nan menyorot mata
Menerangi jalan nan gelap
Menjadi terang akan sinarnya

Angin sepoi-sepoi menemaniku
Menyusuri sebuah semak nan tak bernyawa
Demi menuju sebuah tujuan yang diinginkan
Demi mimpi di masa depan
Asa digapai mimpi diraih
Ku coba terus menyusuri
Hingga ku menemukan keramaian nan kasat mata
Membuat kalbu gembira
Menambah pesona kalbu dengan gemerlap
Menjadikan hati gembira penuh harap
Tuk tujuan mulia yang dihadap

https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcS1-cYqq7ch18Rj4vbr5ReXEripY4-XXaz_aOHQYIFi7M70e54M

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengkaji Tradisi Sekaten di Daerah Istimewa Yogyakarta dalam Perspektif Islam

Transformasi Moderasi Beragama dalam Pendidikan: Strategi Menjaga Harmoni Sosial di Tengah Kemajemukan Indonesia

Dari Pintu ke Pintu, dari Klik ke Hati: Inovasi Pembangunan Religiusitas di Tengah Era Digital